Sopo Marpingkir HKBP – Jakarta (25/2) Ephorus HKBP, Pdt Dr Robinson Butarbutar jelaskan penyebab hutang HKBP 116 miliar kepada Dana Pensiun yang jadi sorotan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini.

Ephorus mengungkapnya kepada donatur HKBP dan simpatisan yang berkumpul dalam acara Gema Nada Peduli HKBP di Jakarta (25/2) yang disiarkan secara live streaming melalui Kanal Kairos HKBP.

Ephorus Jelaskan Penyebab Hutang Dana Pensiun Hingga Mencapai 116 Miliar

Menurut Ephorus, tumpukan hutang 116 Miliar terjadi karena pendanaan untuk program pensiun yang hanya dari persembahan mingguan ternyata tidak cukup untuk membayar penyelenggaraan program tersebut.

Persembahan yang terkumpul selama bertahun-tahun hanya cukup untuk anggaran belanja rutin dan sedikit sisa untuk program pelayanan.

Karena itu, Ephorus dalam sambutannya mengajak para jemaat HKBP dan simpatisan untuk turut bergotong royong membantu pendanaan yang diperlukan.

“Saat ini sisa hutang kita, tinggal 111 Miliar (red: per 25/02). Dalam waktu singkat seluruh jemaat dan para peserta telah bergerak bahu-membahu mengatasi kendala ini,” jelas Ephorus.

Di tengah sambutannya, Ephorus turut menyampaikan simpatinya atas musibah yang sedang terjadi di Jakarta sekitarnya.

Penyelenggaraan acara tersebut menjadi istimewa, mengingat ditengah-tengah kesusahan pun, jemaat tetap setia untuk saling tolong-menolong. Itu membuktikan kekuatan iman jemaat di tengah kesulitan yang tetap mampu berkumpul saling menolong (mengingat bahwa Jakarta dan sekitarnya sedang menghadapi musibah banjir di samping pandemi Covid-19).

Ephorus berharap agar acara yang dimotori Praeses DKI Jakarta Pdt Bernard Manik tersebut dapat mencapai yang terbaik untuk tujuan menopang pensiunan HKBP.

Ephorus HKBP pun menyampaikan berkat bagi seluruh jemaat, khususnya yang turut hadir berpartisipasi dalam acara tersebut, mengutip 2 Korintus 9:8,

“Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.”

Persiapan Hanya 6 Hari!

Persiapan acara yang turut diinisiasi Sukur Nababan dan rekan-rekan panitia ternyata sangat singkat. Ketua panitia Pdt Advent Nababan mengungkap bahwa acara dipersiapkan hanya dalam waktu 6 hari. Acara di gelar di Gedung Sopo Marpingkir HKBP – Jakarta dan disiarkan secara live streaming lewat kanal Kairos HKBP yang merupakan unit pelayanan media HKBP Distrik DKI Jakarta selama kurang lebih 3 jam.

Jimmy Simanjuntak (kiri) didorong Sukur Nababan (paling kanan) menyampaikan donasi.

Dalam acara yang dihibur oleh Artis Silangit itu (Rita Butarbutar, Dorman Manik, Rani Simbolon, dkk), terlihat banyak kalangan pelayan dan jemaat HKBP yang mendukung penggalangan dana untuk Dana Pensiun HKBP. Sukur Nababan pun antusias memandu dan menyemangati seluruh hadirin untuk menyampaikan donasi dana pensiun HKBP.

Dukungan Lebih Lanjut bagi Dana Pensiun

Hingga berakhirnya acara, telah terkumpul donasi sementara sebanyak Rp. 472.000.605. Jumlah itu belum mencakup seluruh dukungan dana yang masih diharapkan masuk dari donatur dan simpatisan di Jakarta.

Menurut panitia, jemaat HKBP yang ingin berpartisipasi lewat event Malam Nada Peduli HKBP dapat berpartisipasi melalui rekening Bank Mandiri 123.00.8520000.6 hingga 26 Februari 2021.

Pembaca juga dapat berdonasi dan mengkampanyekan kegiatan penggalangan dana pensiun dengan cara menyebarkan flyer digital ini sehingga makin banyak saudara dan jemaat yang berperan mengatasi kesulitan dana untuk mendukung pensiunan HKBP.

Flyer Kampanye Donasi Dana Pensiun

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *