Gereja HKBP sedang berupaya menuntaskan masalah Program Pensiun HKBP. Hal itu bermula dari Surat Peringatan dari Otoritas Jasa Keuangan, selaku pengawas penyelenggaraan program pensiun di Indonesia. OJK meminta Gereja HKBP segera melunasi hutangnya kepada lembaga Dana Pensiun HKBP demi menjamin keberlangsungan Program Pensiun HKBP. Mari dukung penuntasan masalah tersebut dengan menyalurkan sumbangan agar HKBP dapat menggunakannya untuk melunasi masalah hutang kepada Dana Pensiun HKBP. Untuk informasi awal memahami masalah dana pensiun HKBP dapat mengakses halaman FAQ situs ini.
<span class="vcard">Biro Urusan Dana Pensiun HKBP</span>
Biro Urusan Dana Pensiun HKBP
Featured

Ephorus HKBP Tetapkan Ketentuan Baru Soal Program Pensiun HKBP

Ephorus HKBP, Pdt Dr Robinson Butarbutar tetapkan ketentuan baru soal Program Pensiun HKBP melalui SK Ephorus HKBP tanggal 9 Februari 2022 No. 150/C04/II/2022 tentang Penyelenggaraan Program Pensiun HKBP. Ketentuan tersebut secara khusus mengatur penyelenggaraan Program Pensiun Iuran Pasti setelah berakhirnya sistem Program Pensiun Manfaat Pasti yang dianut HKBP selama ini. Artinya, SK tentang Penyelenggaraan Program Pensiun ini akan mengganti Peraturan Dana Pensiun (PDP) yang akan berakhir bilamana Dana Pensiun HKBP telah dilikuidasi.

Ketentuan tersebut meliputi beberapa hal di antaranya kemunculan dua jenis iuran (Iuran HKBP dan Iuran Peserta). Iuran HKBP adalah iuran yang dibayarkan oleh HKBP Pusat ataupun gereja HKBP setempat untuk keperluan program pensiun. Besarannya adalah 30,74% dari Gaji Pokok yang tertera di SK/SKP pelayan/pegawai HKBP. Dengan penetapan seperti ini, maka peserta akan dengan mudah menghitung sendiri iurannya per bulan/tahun. Sementara itu, besaran Iuran Peserta (Top Up) bersifat opsional dan ditentukan sendiri oleh masing-masing peserta sesuai keadaan keuangannya.

Adapun ketentuan lengkapnya dapat dilihat langsung di bawah ini: